HOME

Inilah Dampak-Dampak yang Terjadi Akibat Penebangan Hutan Secara Liar
Uncategorized

Inilah Dampak-Dampak yang Terjadi Akibat Penebangan Hutan Secara Liar

Penebangan liar atau bahasa inggrisnya ‘illegal logging’ merupakan kegiatan penebangan, pengangkutan dan penjualan kayu yang dapat disebut sebagai bentuk ancaman faktual disekitar perbatasan yang tidak sah atau tidak memiliki izin dari otoritas setempat. Penebangan hutan secara liar saat ini sedang banyak berlangsung di beberapa wilayah di indonesia, teristimewa di daerah kalimantan.

Sebab di daerah tersebut terdapat banyak sekali hutan-hutan dengan pohon yang rindang. Penebangan hutan secara liar merupakan hal yang tidak baik untuk lingkungan kita, sebab dapat membuat pohon-pohon di hutan menjadi gundul. Namun mengapa masih banyak saja masyarakat yang tidak peduli pada pohon-pohon di hutan, padahal mereka telah mengetahui apa saja dampak yang dapat terjadi apabila melakukan perbuatan tersebut. Hal ini dikarekan keserakahan dan ke-egoisan manusia, sebab manusia memiliki sifat yang hanya ingin untung atau egois.

Sebab dari penebangan hutan secara liar juga dapat terjadi karena, ekonomi masyarakat sekitar yang kurang dan akhirnya mencari nafkah dengan cara menebang pohon dan menjualnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Namun, karena sebab itulah masyarakat membuat hal ini menjadi ladang pencarian nafkah dan tidak tahu apa saja dampak yang akan terjadi akibat ulah mereka.

AgenBolaHebat.com

Adapun dampak-dampak yang terjadi akibat penebangan secara liar yang sudah kami rangkum dari beberapa sumber yaitu:

– Hilangnya kesuburan tanah yang mengakibatkan tanah menyerap sinar matahari terlalu banyak sehingga menjadi sangat kering dan gersang. Hal tersebut juga membuat tanah kehilangan nutrisi akibat terjadinya penguapan. Oleh karena itu, apabila tanah sudah kehilangan nutrisi, maka reboisasi akan menjadi hal yang sulit dan budidaya di lahan tersebut menjadi tidak dapat dilakukan.

– Turunnya sumber daya air akibat dampak penebangan hutan secara liar. Hal ini terjadi sebab pohon sangat berkontribusi dalam menjaga siklus air melalui akar pohon penyerapan air dialirkan ke daun, kemudian terjadi penguapan yang selanjutnya di lepaskan ke lapisan atmosfer.

– Mengakibatkan banjir sebab hutan yang sudah ditebang tidak dapat lagi menyerap air dan menyimpan air.

Lapisan Atmosfer Berdasarkan Temperatur
Uncategorized

Lapisan Atmosfer Berdasarkan Temperatur

Di planet yang kita hidup di hari terdiri dari berbagai lapisan, salah satunya adalah lapisan atmosfer. Suasana bumi itu sendiri adalah senyawa yang terdiri dari berbagai campuran gas. Di antaranya adalah campuran dari gas nitrogen (78,17%), oksigen (20,97%), argon (0,9%) dan sejumlah kecil gas lainnya.

Berdasarkan suhu, lapisan atmosfer terdiri dari lima bagian. Antara lain, yaitu: troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer dan eksosfer. Berikut adalah penjelasan yang lebih rinci untuk setiap lapisan:
1. Troposfer
Troposfer adalah lapisan udara yang menempel pada permukaan bumi. Lapisan ini merupakan lapisan terendah dari seluruh lapisan atmosfer yang melingkupi bumi. Pada puncak khatulistiwa, lapisan ini mencapai hingga ketinggian 19 km. Sementara di kutub, lapisan ini mencapai ketinggian hingga 8 km.
Di troposfer adalah tempat dari semua cuaca, karena semua perubahan dapat dirasakan langsung seperti suhu, angin, tekanan dan kelembaban. Oleh karena itu, di lapisan ini terjadi peristiwa perubahan cuaca, mulai dari cuaca hujan, angin, salju, kekeringan dan kondisi cuaca lainnya.

2. Stratosfer
Stratosfer terletak di atas tropopause pada ketinggian 50 km. Di Lapisan ini terjadi di angin yang sangat kuat dan memiliki pola aliran. Di lapisan stratosfer inilah pesawat terbang. Di stratosfer, bagian yang sangat penting dari lapisan ini adalah lapisan ozon. Ozon adalah semacam gas yang mengandung banyak unsur kimia dan memiliki sifat yang beracun untuk organisme hidup.
Umumnya di lapisan stratosfer ini sinar ultraviolet diserap pada saat yang sama dan telah disaring karena mengandung kadar ozon sekitar 90%.
Dengan demikian, sinar ultraviolet yang menembus permukaan bumi tidak berlebihan atau jika ini terjadi, dapat menyebabkan kerusakan besar.

3. Mesosfer
Ketinggian dari lapisan mesosfer antara 50-85 km dengan karakteristik di mana semakin ke atas, suhu udara akan lebih rendah. Setiap kenaikan 1000 m, suhu udara turun ke 2,5 – 3 ° C. Dalam lapisan mesosfer bagian atas, suhu bisa mencapai -900 C. Puncak mesosfer telah dibatasi oleh lapisan mésopause.
Dalam lapisan ini adalah lapisan di mana ada bagian yang bisa mengikis benda-benda langit yang masuk permukaan bumi. Benda langit bisa berupa komet, meteor, debu ruang, atau benda lainnya ruang. Proses pengikisan dari berbagai objek itu adalah untuk mengikis secara bertahap dan dibakar karena bergesekan dengan udara pada lapisan ini.
Maka kita dapat dibuat kesimpulan jika lapisan atmosfer adalah benteng perlindungan pertama di permukaan bumi dari ancaman ruang benda asing seperti yang disebutkan di atas.

4. Termosfer
Termosfer terletak pada ketinggian 85-500 km. Sebuah lapisan atmosfer sering disebut lapisan panas (hot layer). Karena di lapisan ini sering terjadi transisi suhu yang sangat tinggi. Suhu di lapisan ini mencapai 90-5000 C. Suhu tinggi karena molekul oksigen menyerap radiasi dari energi surya. Radiasi ini yang menyebabkan reaksi kimia yang kemudian membentuk muatan lapisan listrik.
Sebelum kita mengenal satelit, lapisan ini digunakan untuk membantu mengirimkan gelombang radio. Karena, di lapisan udara ini dapat pemancar gelombang radio.

5. Eksosfer
Lapisan eksosfer adalah lapisan atmosfer di terluar. Lapisan eksosfer terletak pada ketinggian 500 km dan di atas. Di dalam lapisan ini, molekul udara yang berbeda bergerak lebih cepat dan pengaruh gravitasi bumi telah jauh berkurang. Dengan demikian, dalam lapisan ini berbagai gesekan objek di udara sudah jarang terjadi. Pengaruh angkasa luar juga dirasakan di lapisan ini.

Sumber Pencemaran Udara
Uncategorized

Sumber Pencemaran Udara

Pencemaran udara atau yang biasanya disebut polusi udara, adalah istilah yang berasal dari gabungan dua kata, yaitu pencemaran dan udara. Berbicara tentang pentingnya kata pencemaran, kata mengacu pada arah campuran dari beberapa zat atau barang yang tidak boleh dicampur dan dapat mengakibatkan kondisi yang buruk. Sementara udara adalah salah satu dari unsur-unsur alam yang membutuhkan kehidupan yang baik pada manusia bumi, hewan dan tumbuhan.

Dari penjelasan di atas, dapat ditangkap bahwa pencemaran udara hanyalah sebuah situasi di mana udara dicampur dengan zat lain yang mengakibatkan kondisi yang buruk. Bahkan, polusi yang disebabkan oleh udara saja, udara bisa menjadi tidak layak untuk digunakan dan bisa membahayakan kehidupan penduduk bumi sendiri.
Hal ini terjadi karena tidak dapat dipungkiri jika udara adalah salah satu elemen penting bagi semua makhluk hidup agar bisa hidup. Tanpa udara, entah bagaimana kehidupan akan berlangsung di bumi. Dan kali ini, polusi udara sendiri sangat merajalela dan kekurangan udara bersih merupakan masalah yang sangat urgensi untuk saat ini.
Penyebab pencemaran udara itu sendiri sangat beragam. Dalam hal ini, itu bisa terjadi karena faktor alam, atau karena perbuatan manusia. Namun, ketika berbicara masalah mayoritas, tentu saja, yang disebabkan oleh manusia itu sendiri. Sementara dampak dari masalah ini tidak bisa kita sepelekan.
Berikut adalah 2 sumber pencemaran udara :
1. Alamiah
Polusi udara secara alamiah, tentu saja bukan otoritas manusia untuk mencegahnya. Hal ini terjadi secara alami dan ada banyak faktor yang dapat menyebabkan. Di antara faktor-faktor ini adalah adanya letusan gunung berapi, munculnya gas beracun pada permukaan bumi, yang disebabkan oleh tanaman tertentu, dan banyak lagi.

2. Manusia
Sumber alam terjadi secara alami dan tidak dapat dihindari kedatangannya. Namun, ada juga sumber yang disebabkan oleh perbuatan manusia sendiri. Dalam hal ini, pencemaran yang dilakukan manusia sudah sangat banyak dan telah menjadi kebiasaan yang dianggap normal. Di mana sumber di sini juga semakin sulit diatasi.
Berbicara tentang sumber alamiah polusi udara. Dalam hal ini, sumber dari mereka adalah kegiatan tersebut industri, kendaraan bermotor, asap rokok, dan banyak lainnya. Aktivitas seperti ini sudah menjadi kebiasaan, dan bahkan sudah dianggap biasa manusia. Oleh karena itu, sangat sulit untuk menyelesaikan atau mencegahnya.

Dampak Bahaya Sampah Plastik Bagi Lingkungan dan Manusia
Uncategorized

Dampak Bahaya Sampah Plastik Bagi Lingkungan dan Manusia

Plastik merupakan bahan yang sering digunakan oleh orang-orang untuk berbagai hal, seperti membawa barang-barang yang tidak cukup diambil hanya dengan menggunakan kedua tangan atau bungkus an yang harus diambil dan diberikan kepada seseorang. Bahkan, karena seringnya penggunaan, plastik tampaknya telah menjadi kebutuhan yang harus tersedia di masyarakat. Pada kenyataannya, plastik memiliki efek negatif terhadap lingkungan jika tidak digunakan lagi, dimana istilah plastik yang digunakan dikenal sebagai sampah plastik. Berikut adalah beberapa dari dampak sampah plastik :


A. Memicu Perubahan Iklim
Proses produksi, konsumsi, sampai pembuangannya menghasilkan emisi karbon tinggi yang berkontribusi terhadap perubahan iklim karena keadaan bumi makin memanas. Sumber plastik yang dibuat dari minyak bumi adalah sumber daya alam yang tidak terbarukan, sehingga pencemaran lingkungan di negara berkembang karena limbah pabrik yang dibuang ke sungai dan pembakaran gas metana yang dihasilkan emisi karbon ke udara.

B. Mencemari Lingkungan
Kantong plastik barang sekali pakai dengan kegiatan pasca-konsumen adalah hal yang tidak bertanggung jawab. Sembarangan membuang kantong plastik dapat menyebabkan:
• penyumbatan saluran air dan badan air;
• dikonsumsi oleh hewan;
• rusaknya ekosistem di sungai dan laut;
Karena sampah plastik (terutama kantong plastik) tidak dikelola secara bertanggung jawab, sehingga menyebabkan Indonesia “dituduh” sebagai kontributor sampah plastik kedua di dunia.

C. Bahaya Bagi Manusia
Kantong plastik yang terbakar dapat menyebabkan polusi udara dan masalah pernapasan. Selain itu, kantong plastik digunakan sebagai wadah makanan berpotensi mempengaruhi kesehatan orang karena racun dalam kantong plastik dapat bermigrasi ke dalam makanan.

D. Lama Terurai
Kantong plastik (dan jenis-jenis plastic lainnya) sulit terurai dalam tanah karena rantai karbonnya panjang, dan dengan demikian sulit terurai oleh mikroorganisme sehingga menyebabkan kantong plastik akan terurai ratusan hingga ribuan tahun lamanya. Kantong plastik yang diklaim biodegradable (ramah lingkungan) juga akan lama terurai sehinga tetap menjadi sampah plastik. Selain itu, karena cepat diurai menjadi mikro-plastik, akan lebih mudah untuk mencemari lingkungan.