Dampak Bahaya Sampah Plastik Bagi Lingkungan dan Manusia

Plastik merupakan bahan yang sering digunakan oleh orang-orang untuk berbagai hal, seperti membawa barang-barang yang tidak cukup diambil hanya dengan menggunakan kedua tangan atau bungkus an yang harus diambil dan diberikan kepada seseorang. Bahkan, karena seringnya penggunaan, plastik tampaknya telah menjadi kebutuhan yang harus tersedia di masyarakat. Pada kenyataannya, plastik memiliki efek negatif terhadap lingkungan jika tidak digunakan lagi, dimana istilah plastik yang digunakan dikenal sebagai sampah plastik. Berikut adalah beberapa dari dampak sampah plastik :


A. Memicu Perubahan Iklim
Proses produksi, konsumsi, sampai pembuangannya menghasilkan emisi karbon tinggi yang berkontribusi terhadap perubahan iklim karena keadaan bumi makin memanas. Sumber plastik yang dibuat dari minyak bumi adalah sumber daya alam yang tidak terbarukan, sehingga pencemaran lingkungan di negara berkembang karena limbah pabrik yang dibuang ke sungai dan pembakaran gas metana yang dihasilkan emisi karbon ke udara.

B. Mencemari Lingkungan
Kantong plastik barang sekali pakai dengan kegiatan pasca-konsumen adalah hal yang tidak bertanggung jawab. Sembarangan membuang kantong plastik dapat menyebabkan:
• penyumbatan saluran air dan badan air;
• dikonsumsi oleh hewan;
• rusaknya ekosistem di sungai dan laut;
Karena sampah plastik (terutama kantong plastik) tidak dikelola secara bertanggung jawab, sehingga menyebabkan Indonesia “dituduh” sebagai kontributor sampah plastik kedua di dunia.

C. Bahaya Bagi Manusia
Kantong plastik yang terbakar dapat menyebabkan polusi udara dan masalah pernapasan. Selain itu, kantong plastik digunakan sebagai wadah makanan berpotensi mempengaruhi kesehatan orang karena racun dalam kantong plastik dapat bermigrasi ke dalam makanan.

D. Lama Terurai
Kantong plastik (dan jenis-jenis plastic lainnya) sulit terurai dalam tanah karena rantai karbonnya panjang, dan dengan demikian sulit terurai oleh mikroorganisme sehingga menyebabkan kantong plastik akan terurai ratusan hingga ribuan tahun lamanya. Kantong plastik yang diklaim biodegradable (ramah lingkungan) juga akan lama terurai sehinga tetap menjadi sampah plastik. Selain itu, karena cepat diurai menjadi mikro-plastik, akan lebih mudah untuk mencemari lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *